Jakarta – Langkah bersejarah diukir oleh empat klub debutan yang berhasil melangkahkan kaki ke panggung megah Liga Champions UEFA musim 2026/2027. Keempat klub tersebut—Como 1907 (Italia), LASK (Austria), Sabah FK (Azerbaijan), dan Viking FK (Norwegia)—harus menempuh dinamika perjuangan domestik yang panjang sebelum akhirnya merasakan atmosfir persaingan antarklub paling elite di benua Eropa.
Perjalanan paling fenomenal dicatatkan oleh Como 1907. Di bawah komando taktis Cesc Fàbregas, klub pesisir danau di Lombardia ini mengakhiri musim domestik 2025/2026 dengan finis impresif di peringkat keempat klasemen akhir Serie A Italia, yang menggaransi satu tiket otomatis ke fase liga Liga Champions UEFA.
Langkah Como diawali secara memukau pada Matchday 1 ketika mereka menggilas RB Leipzig dengan skor telak 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Namun, pada Matchday 2 yang berlangsung 14 Oktober 2026, perjuangan gigih mereka di Stadion De Kuip harus berakhir antiklimaks setelah takluk tipis 2-3 dari tuan rumah Feyenoord melalui gol dramatis di menit akhir.
Sementara itu, LASK mengamankan tempat di panggung utama Liga Champions setelah sukses bertengger di papan atas kompetisi Bundesliga Austria musim lalu. Konsistensi permainan sepanjang babak Championship Group domestik mengantarkan klub asal Linz ini lolos ke babak kualifikasi hingga akhirnya menembus babak utama kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Meski demikian, LASK harus menghadapi realitas kerasnya persaingan elite Eropa dalam dua laga awal. Setelah tumbang tipis 0-1 dari AEK Athena pada Matchday 1, LASK kembali harus mengakui keunggulan lawannya usai dilibas Liverpool dalam drama sembilan gol yang berakhir 3-6 pada Matchday 2.
Wakil dari Azerbaijan, Sabah FK, mengukir sejarah emas klub setelah berhasil keluar sebagai juara Liga Premier Azerbaijan musim 2025/2026. Keberhasilan menjuarai liga domestik memberi mereka hak berlaga di babak kualifikasi Liga Champions, di mana Sabah FK sukses menumbangkan lawan-lawannya hingga mengunci tempat di panggung utama.
Debut Sabah FK di fase liga diawali dengan ujian berat kala dipaksa menyerah 0-4 oleh Manchester United pada pertandingan pembuka. Namun, Sabah FK menunjukkan mental pantang menyerah pada Matchday 2 dengan meraih kemenangan bersejarah 2-0 atas wakil Republik Ceko, SK Slavia Praha, di hadapan pendukungnya sendiri di Baku.
Adapun klub asal Norwegia, Viking FK, berhasil menembus Liga Champions berkat performa impresif mereka yang mengakhiri kompetisi Eliteserien Norwegia di posisi papan atas. Perjuangan melewati babak kualifikasi kompetisi Eropa berbuah manis saat Viking FK memastikan tempat di putaran utama League Phase musim ini.
Perjalanan awal Viking FK di panggung Eropa dibuka dengan kekalahan 1-3 dari klub Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart, pada Matchday 1. Namun, respons mengejutkan ditunjukkan Viking FK pada Matchday 2 setelah secara luar biasa menahan imbang raksasa Eropa, FC Bayern München, dengan skor dramatis 3-3 di Stadion Lyse Arena.
Secara keseluruhan, hasil di dua matchday pertama menunjukkan kepatutan keempat debutan ini untuk bersaing di panggung tertinggi. Baik Como 1907, LASK, Sabah FK, maupun Viking FK telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap kompetisi, melainkan memiliki potensi memberi kejutan bagi klub-klub mapan Eropa.
Memasuki laga-laga berikutnya di League Phase, keempat klub debutan ini dituntut untuk terus menjaga konsistensi fisik dan kedalaman skuad. Pengalaman berharga dari dua pertandingan awal menjadi modal krusial dalam menghadapi jadwal padat yang kian menantang.
Para pendukung setia dari masing-masing klub kini menantikan kelanjutan kisah dongeng tim kesayangan mereka di kancah Eropa. Sanggupkah para debutan ini melangkah lebih jauh dan mengamankan tiket ke babak gugur Liga Champions 2026/2027?
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda




