Jakarta – Persaingan Serie A Italia kembali berlanjut pada akhir pekan ini dengan rangkaian pertandingan pekan ketujuh musim 2026/2027. Mulai Jumat, 16 Oktober, hingga Senin, 19 Oktober 2026, sepuluh pertandingan akan digelar dan berpotensi memengaruhi persaingan di papan atas maupun perjuangan klub-klub yang ingin menjauh dari zona bawah klasemen. Sejumlah laga besar turut menjadi sorotan, terutama duel Bologna kontra Inter Milan, AC Milan melawan Atalanta, serta Juventus menghadapi Lazio.
Memasuki pekan ketujuh, Inter Milan menjadi salah satu tim yang patut diperhatikan. Berdasarkan data klasemen yang tersedia hingga 12 Oktober, Inter memimpin dengan 16 poin dari enam pertandingan, memiliki catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Lazio mengumpulkan poin yang sama, sementara AS Roma berada di posisi ketiga dengan 14 poin. AC Milan, Juventus, dan Napoli juga masih berada dalam persaingan untuk memperbaiki posisi mereka. Namun, angka tersebut merupakan klasemen sebelum rangkaian pertandingan pekan ketujuh dan dapat berubah setelah pertandingan berlangsung.
Pertandingan pembuka pekan ini mempertemukan Frosinone dengan Sassuolo pada Jumat, 16 Oktober. Frosinone akan berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk mengamankan poin, sedangkan Sassuolo membutuhkan hasil positif demi memperbaiki posisi di papan tengah. Kedua tim memiliki peluang untuk menciptakan pertandingan terbuka.
Sabtu, 17 Oktober, Venezia akan menghadapi Napoli. Napoli memiliki modal berupa kemenangan 3-0 atas Frosinone pada pertandingan sebelumnya, sedangkan Venezia masih terpuruk setelah menelan enam kekalahan beruntun. Napoli diperkirakan lebih dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang. Apabila mampu menjaga konsentrasi di lini belakang, tim tamu berpeluang membawa pulang tiga poin.
Salah satu laga big match akhir pekan ini adalah Bologna melawan Inter Milan pada Sabtu malam. Inter datang dengan status pemuncak klasemen dan catatan lima kemenangan serta satu hasil imbang dari enam pertandingan. Bologna, yang baru mengumpulkan lima poin, menghadapi tantangan besar untuk menghentikan produktivitas lawannya. Meski Inter lebih diunggulkan, pertandingan tandang tetap memiliki risiko, terutama jika Bologna mampu menekan sejak awal.
Masih pada Sabtu, AS Roma akan menjamu Genoa di Stadion Olimpico. Roma memiliki pertahanan yang relatif solid dengan hanya kebobolan tiga gol dalam enam pertandingan liga. Namun, mereka baru bermain imbang tanpa gol melawan Como dan juga menelan kekalahan dramatis di Liga Champions setelah kebobolan pada menit-menit akhir saat menghadapi Real Madrid. Roma perlu memperbaiki konsentrasi hingga peluit akhir, sementara Genoa akan mencoba memanfaatkan setiap kesalahan tuan rumah. Prediksi skor:
Minggu, 18 Oktober, rangkaian pertandingan dibuka oleh Udinese melawan Lecce. Kedua klub sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi, tetapi Lecce memiliki keunggulan berdasarkan catatan klasemen sementara. Udinese harus memperbaiki pertahanan setelah kalah 1-2 dari Torino pada pertandingan sebelumnya. Lecce sendiri perlu meningkatkan efektivitas serangan agar dapat memanfaatkan peluang yang tercipta. Duel ini berpotensi berjalan ketat dan ditentukan oleh detail kecil.
Pertandingan Fiorentina kontra Como juga layak diperhatikan pada Minggu sore. Fiorentina baru mengumpulkan empat poin dan menghadapi tekanan untuk segera memperbaiki performa. Sebaliknya, Como memiliki 11 poin dan berada di posisi ketujuh, sehingga berpeluang memperpanjang persaingan mereka di papan atas. Hasil imbang tanpa gol melawan Roma menunjukkan Como mampu menghadapi lawan yang memiliki pertahanan kuat. Jika Fiorentina gagal memaksimalkan keuntungan kandang, tim tamu bisa mencuri poin.
Laga big match berikutnya mempertemukan AC Milan dengan Atalanta pada Minggu malam. Milan belum terkalahkan di liga setelah mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, tetapi hasil imbang 1-1 melawan Sassuolo memperlihatkan bahwa mereka masih perlu meningkatkan konsistensi. Atalanta, yang berada di posisi kesepuluh dengan sembilan poin, juga membutuhkan kemenangan untuk mendekati kelompok teratas. Pertandingan diperkirakan berlangsung dengan tempo tinggi, terutama dalam perebutan ruang di lini tengah.
Sorotan utama Minggu malam lainnya adalah Juventus menghadapi Lazio. Lazio mengoleksi 16 poin, sama dengan Inter, dan sedang berada dalam persaingan langsung untuk memimpin klasemen. Juventus berada di posisi keenam dengan 11 poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Cagliari. Pertemuan ini menjadi ujian bagi Juventus untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim papan atas, sementara Lazio akan berusaha mempertahankan momentum positif.
Dua pertandingan terakhir pekan ketujuh akan berlangsung pada Senin, 19 Oktober. Monza menghadapi Cagliari dalam duel dengan kepentingan yang berbeda. Monza membutuhkan poin untuk menjauh dari papan bawah, sedangkan Cagliari ingin mempertahankan posisinya di empat besar setelah mengumpulkan 13 poin. Cagliari memiliki modal lebih baik berdasarkan performa awal musim, tetapi Monza masih berpeluang memanfaatkan dukungan suporter sendiri.
Pada pertandingan penutup, Parma akan menjamu Torino. Torino berada di posisi ke-12 dengan tujuh poin, sedangkan Parma mengumpulkan empat poin dan membutuhkan hasil positif untuk menjauh dari zona bawah. Kemenangan 2-1 atas Udinese menjadi modal bagi Torino untuk menghadapi pertandingan ini. Parma, di sisi lain, perlu memperbaiki efektivitas serangan setelah kalah 0-3 dari Inter. Jika Torino mampu mempertahankan kedisiplinan permainan, mereka memiliki peluang untuk membawa pulang kemenangan tipis.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda




